Manfaat Buah Mangga Yang Baik Untuk Kesehatan

Rasa mangga yang segar dan asam membuat buah musiman ini menjadi bintang hidangan salad. Bahkan, Ngerujak tidak akan terasa enak jika tidak ada asam kuning. Psstt .. Apakah Anda sudah tahu manfaat kesehatan mangga?

Nutrisi yang terkandung dalam mangga

Secangkir daging mangga potong dadu berisi:

  • 100 kalori
  • 1 gram protein
  • 0,5 gram lemak
  • 25 gram karbohidrat (24 gram gula dan 3 gram serat)
  • 100 persen dari kebutuhan vitamin C harian
  • 35% vitamin A
  • Asam folat 20 persen
  • 10 persen vitamin B-6
  • 8 persen vitamin K dan kalium
  • Buah manis dan asam ini juga mengandung tembaga (kalsium), kalsium, zat besi dan antioksidan seperti zeaxanthin dan beta-karoten.

Manfaat Buah Mangga Yang Baik Untuk Kesehatan

Jaga rambut dan kulit Anda tetap sehat

Dalam sebuah penelitian pada hewan, kekurangan vitamin A berisiko mengalami kerontokan rambut yang parah. Ini karena vitamin A merupakan zat penting untuk menjaga kesehatan kulit dan jaringan epitel rambut untuk menjaga kelembaban dan kesehatan.

Selain itu, makan satu porsi buah kuning juga dapat memenuhi sekitar 75% dari asupan vitamin C harian tubuh.

Kombinasi vitamin A dan C diperlukan tubuh untuk menghasilkan kolagen. Kolagen adalah protein khusus yang menyediakan dan memelihara elastisitas kulit untuk mencegah keriput dan kendur dini.

Kurangi tekanan darah

Makan permen sering meningkatkan gula darah. Tetapi setelah kelompok penelitian Universitas Negeri Oklahoma meneliti efek mangga pada orang yang kelebihan berat badan, kadar gula darah mereka turun cukup dramatis dibandingkan dengan waktu sebelum partisipasi penelitian.

Peserta diminta makan 10 gram mangga kering setiap hari, yaitu sekitar setengah mangga segar.

Diyakini bahwa mengurangi kadar gula darah adalah efek dari senyawa aktif dan antioksidan khusus dalam buah.

Jaga kesehatan mata

Lutein dan zeaxanthin adalah dua antioksidan yang paling umum ditemukan di mangga. Keduanya dilaporkan membantu melindungi fungsi retina dan lensa mata.

Fungsi retina dan lensa mata yang bekerja dengan baik dapat meningkatkan ketajaman penglihatan, mengurangi efek silau mata yang mengganggu dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk pemulihan mata setelah melihat cahaya yang intens.

Zat lutein dan zeaxanthin juga berfungsi melindungi mata dari sinar ultraviolet yang berbahaya dan memperlambat perkembangan katarak dan bahaya degenerasi makula.

Mencegah kanker

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Texas Agri Life Research, ditemukan bahwa ekstrak mangga polifenol dapat mencegah perkembangan sel kanker di usus besar, payudara, paru-paru, leukemia dan jaringan prostat. Buah ini telah terbukti lebih efektif dalam mencegah risiko kanker payudara dan usus besar.

Kandungan antioksidan anti kanker juga telah ditemukan pada kulit. Penelitian dari Malaysia menunjukkan bahwa kulit mangga mengandung polifenol, karotenoid, serat makanan, vitamin C, vitamin E dan berbagai senyawa aktif lainnya yang berpotensi sebagai terapi antikanker yang lebih kuat daripada daging itu sendiri.

Meredakan sembelit

Dalam sebuah penelitian yang meneliti penderita sembelit kronis, mengonsumsi buah ini terbukti lebih bermanfaat daripada mengonsumsi makanan berserat seperti gandum.

Penting untuk dicatat bahwa mangga adalah makanan utama dari diet FODMAP. Diet ini adalah diet yang menghindari makanan yang bisa memicu gas dan kembung pada penderita IBS.

Membantu mencegah penyakit jantung

Kandungan serat, kalium dan vitamin dalam buah ini telah lama diketahui dapat menangkal penyakit atau masalah di jantung. Karena peningkatan asupan kalium akan sebanding dengan penurunan natrium dalam tubuh.

Nah, jika Anda mengonsumsi cukup buah manis dalam sehari, ini sangat berguna untuk mengurangi risiko masalah jantung.

Membantu menurunkan berat badan

Jika mangga dikonsumsi dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan, ini berguna untuk menurunkan berat badan, lho! Karena kulit buah kuning ini mengandung phytochemical yang juga berfungsi sebagai penghilang lemak alami.

Sedangkan dagingnya mengandung banyak serat yang bisa menyebabkan perasaan kenyang lebih lama. Saat Anda makan buah atau sayuran yang kaya serat, Anda tidak akan cepat lapar. Itu sebabnya makan makanan berserat tinggi bisa membuat Anda tidak makan makanan berlebih yang sebenarnya bisa membuat Anda sulit menurunkan berat badan.

Baca Juga :

Kesehatan Read More